Foto: Robby Sangkoy.
Sangkoy Pertanyakan Sisa DAK Pengadaan Obat Dinkes 2014
Amurang, ME
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Robby Sangkoy membenarkan bahwa ada kerancuan dalam penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2014 di Dinas Kesehatan (Dinkes) Minsel untuk pengadaan obat.
Politisi partai Golkar ini, mengungkapkan ada kejanggalan dalam penggunaan anggaran. Dimana dalam laporan pertanggungjawaban (Lpj) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014 terdapat selisih anggaran sebesar Rp. 1.184.135.521. semantara yang digunakan hanya Rp. 1.115.864.479 dari total anggaran 2,3 miliar.
"Saya melihat telah terjadi tabrakan aturan dalam penggunaan anggaran ini," kata Sangkoy kepada wartawan di Kantor DPRD Minsel, Jalan Trans Sulawesi, Amurang Barat, Jumat (15/1).
Menurut Sangkoy yang juga ketua DPD II Golkar Minsel kubu ARB ini, sesuai juknis dalam penggunaan anggaran jangan sampai tabrak aturan. Karena jika masih ada anggaran yang tersisa dapat digunakan di tahun berikutnya lewat luncuran.
"DAK tidak bisa digeser untuk penggunaan lain. Kami mempertanyakan dimana sisa anggaran tersebut. Maka dari itu menurut saya, perlu dilakukan proses hukum guna mengungkap dimana sisa anggaran dipergunakan," tegasnya. (jerry sumarauw)



































