Sumendap 'Gusur' Sejumlah Kepsek

Terendus Selewengkan DAK dan BOS


Ratahan, ME

Struktur birokrasi di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dipastikan bakal mengalami pergeseran jabatan. Kali ini, wacana restrukturisasi kabinet menyasar sejumlah jabatan strategis di institusi pendidikan, utamanya jabatan Kepala Sekolah (Kepsek). Indikasi adanya penyalahgunaan bantuan sekolah sebagaimana temuan pihak Inspektorat setempat jadi pemicu.

Bahkan sesuai rencana, Bupati James Sumendap SH akan menggelar rolling Kepsek, Jumat (29/1) hari ini.
Di hadapan sejumlah wartawan, Bupati mengutarakan sejumlah pertimbangannya sehingga menggelar roliing jabatan Kepsek tersebut. “Restrukturisasi di dunia pemerintahan itu soal biasa. Begitupun rencana rolling kepsek, itu sebagai bentuk penyegaran dan upaya peningkatan kualitas pendidikan,” sebut Sumendap.

“Tapi penting untuk diketahui, rolling ini sudah berdasarkan penilaian kinerja dan evaluasi, dan ditambah rekomendasi hasil pemeriksaan Inspektorat,” tambahnya.

Bupati juga membeberkan salah satu alasan kuat dilakukannya roliing ini dikarenakan adanya temuan-temuan di lapangan terkait realisasi penggunaan dana dari pemerintah pusat, antara lain pada penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Pelaksanaannya dijadwalkan akan dilakukan hari ini. Yang pasti mereka yang akan diganti sudah pasti ada pertimbangan-pertimbangan khusus, terutama soal temuan inspektorat soal adanya indikasi penyelewengan dana BOS dan DAK,” paparnya.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKDD) Mitra, Berti Otto Sandag SE menambahkan, nama-nama kepsek akan diroling berdasarkan kajian yang telah dimasukkan ke Bupati.

“Jadi nama-nama Kepala Sekolah itu berdasarkan usulan dari Dinas Pendidikan dan Olaraga (Dikpora) baru dilakukan kajian oleh Baperjakat. Saat ini kajian tersebut sudah selesai dan telah berada di tangan Bupati,” tandasnya. (tim me)



Sponsors

Sponsors