WAKASAD Tutup Program TMMD Ke-96 Di Kabupaten Minsel


Manado, ME

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (WAKASAD) Letjen TNI Moh Erwin Syafitri menghadiri penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-96 di lapangan Pondang Kecamatan Amurang Timur, Minahasa Selatan (Minsel), Rabu (1/6). Pada kesempatan itu Syafitri menyampaikan program TMMD yang dilaksanakan di Provinsi Sulut lebih khusus Kabupaten Minsel berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan.

 

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak dan elemen masyarakat yang telah membantu secara moril dan materiil karena berkat kerja keras dan kesungguhan dari semua unsur, kegiatan TMMD ke-96 ini dapat terselenggara dengan aman dan lancar sesuai yang telah direncanakan sebelumnya," kata Syafitri saat membacakan sambutan KASAD selaku penanggung jawab operasional TMMD ke-96.

 

Dia mengatakan sebagaimana  diketahui, bahwa program TMMD telah dimulai sejak tahun 1980-an dengan sebutan Program ABRI Masuk Desa (AMD). Setelah melalui berbagai evaluasi dan penyempurnaan, program TMMD yang telah berlangsung kurang lebih 35 tahun ini, telah nyata-nyata semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

 

"Program TMMD masih sangat dibutuhkan, karena sebagian besar wilayah Indonesia merupakan daerah pedesaan, sehingga keterlibatan TNI dalam ikut membangun sarana prasarana dan infrastruktur wilayah masih sangat relevan," terangnya.

 

Dia menambahkan, program ini sudah berjalan sejak lama antara TNI dan pemerintahan daerah (Pemda) dan kesemuanya ini diperuntukkannya bagi masyarakat.

 

"Jadi sebenarnya kita hanya menjalankan program-program yang sesuai dengan keinginan masyarakat. Kami berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mencari tahu apa yang diinginkan masyarakat," jelasnya.

 

"Untuk TMMD ke-96 ini merupakan program baru dengan menambah waktu. Yang lalu hanya 21 hari tapi sekarang sudah saru bulan. Sebenarnya ini hasil evaluasi bagaimana kita mengefektifkan waktu yang ada sehingga sasaran bisa tercapai," tambah Syafitri.

 

Sementara itu Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan, bagi pemerintah provinsi (Pemprov) Sulut ini sangat positif karena ada hal-hal yang tak bisa ditangani aparat sipil dan harus butuh kerja sama dengan TNI.

 

"Ini dalam rangka menyelesaikan satu program ke masyarakat yang lebih cepat, karena TNI itu dilatih lebih cepat. Dan tentunya program TMMD menjadi perhatian pemerintah provinsi," kata Dondokambey.

 

Untuk hasil kegiatan TMMD di Kabupaten Minsel berupa pembangunan fisik dan non fisik seperti pembuatan jalan penghubung Desa Wuwuk Barat Kecamatan Tareran ke Desa Kapoya Kecamatan Suluun Tareran sepanjang 4.350 meter, bedah rumah, pembuatan pos kamling dan jamban. Selain itu juga bakti sosial dengan pemberian sembako kepada warga miskin. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors