Pengucapan Syukur di Minahasa Diperkirakan Menghabiskan 101,62 Miliar
Tondano, ME
Perayaan tahunan pengucapan syukur yang dilaksanakan di Minahasa, Minggu (21/07) kemarin, diperkirakan telah menghabiskan anggaran sebanyak 101,62 Miliar rupiah atau sepuluh kali lipat dari anggaran yang telah dikelaurkan untuk Pilkada tahun lalu.
Jumlah tersebut didapat berdasarkan kalkulasi dari jumlah Kepala Keluarga (KK) di Minahasa yang tercatat di Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Discapilduk) yaitu sebanyak 101.062 KK, dengan estimasi pengeluaran setiap KK adalah sebesar 1 Juta rupiah untuk biaya makanan, minuman, dan keperluan lainnya yang biasa dikeluarkan masyarakat saat merayakan pengucapan syukur. Sungguh jumlah yang amat fantastis dan sangat jauh dari kesan kesedehanaan.
Maikel Memah, warga Langowan ketika diwawancarai Manado Express mengatakan, memang mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit untuk merayakan perayaan tahunan ini sudah menjadi kebiasaan warga Minahasa.
“Ini memang sudah menjadi kebiasaan masyarakat Minahasa untuk mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit jumlahnya, dan itu sudah dianggap masyarakat sebagai wujud syukur setiap kali merayakan pengucapan syukur,” Ungkapnya.
Menurutnya, minimal anggaran 1 juta rupiah tersebut, disediakan masyarakat untuk membeli daging, bahan penganan, aneka minuman, bahkan belanja pakaian. Meski begitu, dia mengaku tetap merayakannya dengan penuh ungkapan syukur.
“Yang terpenting dalam merayakan pengucapan syukur ini yaitu bagaimana kita mewujudkan ungkapan syukur kita atas berkat yang sudah kita terima,” Pungkasnya. (Jeksen Kewas)
Foto : Ilustrasi



































