"Menang Dalam Kesederhanaan"

Refleksi Paskah di Hari Pemuda Remaja GMIM Tahun 2020


Oleh: Marselino Cristian Runturambi

Peristiwa Kebangkitan Kristus atau kemenangan Kristus mengalahkan maut, menjadi momen yang luar biasa bagi umat Kristiani yang percaya kepada Tuhan. Apapun keadaan kita, pastinya keselamatan itu akan berlaku di tengah-tengah kita semua yang percaya kepada-Nya.

Perayaan Paskah yang sedang dirayakan kini, mengajarkan umat untuk menang dalam kesederhanaan. Perayaan yang dirayakan dengan sederhana. Ibadah bersama di rumah, beraktivitas di rumah, kuliah, sekolah dan juga kerja di rumah. Tapi ada juga yang dengan keadaan tertentu harus bekerja di tempat kerja. Sehingga menciptakan suasana yang sesederhana mungkin. Lebih banyak berkomunikasi dengan keluarga dan media sosial jadi wadah yang positif.

Kesaksian penginjil Matius dalam Kitab Matius 28:1-10, menegaskan bahwa perempuan juga bagian terpenting dalam peristiwa kebangkitkan Kristus. Karena umat pada waktu itu atau orang-orang Yahudi pada waktu itu sangat kental terhadap budaya patriakal. Perempuan pada waktu itu adalah orang-orang yang dinomorduakan. Sehingga Matius menjelaskan, para perempuan itu adalah sumber informasi pertama yang mendapat kabar bahwa Yesus sudah bangkit. Seperti yang telah disampaikan oleh Yesus selama Dia hidup. Dan juga ketika Yesus berjumpa dengan para perempuan saat bangkit. Ia mengatakan, "Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku." (Matius 28:10). Sama halnya juga yang disampaikan Malaikat Allah kepada mereka (Matius 28:7).

Hal yang mau disampaikan bahwa laki-laki dan perempuan itu pada hakikatnya adalah sama atau sederajat. Tapi fokus catatan ini tentang pesan yang hendak disampaikan Yesus kepada para perempuan itu, yakni jangan takut, bahwa Yesus itu sudah menang mengalahkan maut dan Yesus juga mengatakan bahwa sampaikanlah berita ini kepada saudara-saudara-Nya.

Semua umat Tuhan diajak untuk mengambil bagian dalam pemberitaan itu, bahwa Yesus bangkit dan menang. Kalau keadaan saat ini semua hanya di rumah, maka manfaatkan media sosial untuk memberitakan hal itu. Salah satu contoh, dengan cara membuat video yang berisikan tentang Paskah, Kebangkitan Yesus Kristus, misalnya dalam bentuk kata-kata dan gambar-gambar. Atau juga, karena keadaan dan kondisi di saat ini dilanda virus corona, maka bersama-sama sekreatif mungkin untuk menyampaikan penguatan kepada orang yang sementara berjuang menghadapi virus ini. Karena hal-hal kecil seperti inilah yang mungkin bisa diberitakan untuk menguatkan pribadi masing-masing dan juga bagi banyak orang. Mari buat hadiah sederhana ini untuk orang-orang yang sementara berjuang menghadapi pandemi virus corona dan juga hadiah di hari Pemuda dan Remaja se-Sinode GMIM tahun 2020.

Satu hal juga yang harus kita lakukan di keadaan saat ini, jangan lupa selalu mengikuti imbauan dan anjuran dari pemerintah, gereja dan tenaga medis. (*)



Sponsors

Sponsors