Representasi dan Aktualisasi Lembaga Gereja
Refleksi HUT Ke-184 GMIM Sion Sentrum Sendangan
Oleh: Marselino Cristian Runturambi (Sekretaris Komisi Pemuda Jemaat GMIM Sion Sentrum Sendangan)
Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Sion Sentrum Sendangan, Wilayah Kawangkoan, menikmati karya agung Sang Pencipta. 12 Mei 1836-12 Mei 2020, 184 tahun bereksistensi di bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara, di tanah Minahasa. Perjalanan yang begitu panjang dengan berbagai lika-liku tantangan kehidupan dirasakan setiap warga gereja dan masyarakat. Tahun ini tetap mencatat sejarah dalam melanjutkan perjalanan kehidupan sebuah gereja, walaupun di tengah-tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Perayaan gerejawi kini sering menjadi beban ketimbang berbagi sumber daya dan berkat. Sebab, perayaan dan ibadah juga peringatan rohani sering menjadi ajang pamer kekayaan sehingga menyebabkan yang kaya mencolok daripada yang miskin. Perayaan gerejawi juga, sering hanya untuk kepentingan kenikmatan kalangan sendiri dan bukan kesempatan untuk pemerataan berkat Tuhan ke masyarakat sekitar.

Suara-suara profetik untuk meluruskan berbagai persoalan sosial tidak dikumandangkan gereja dan menganggap persoalan kesejahteraan, keadilan dan segala persoalan duniawi bukanlah bagian dari tanggungjawabnya. Bahkan jemaat pun dalam praktik kegerejaannya di masa kini, sifat adil dan kudus Allah tidak tampak di dalam penyelenggaraan sumber-sumber daya antar keluarga-keluarga dalam gereja.
Berbeda dalam kehidupan jemaat GMIM Sion Sentrum Sendangan, eksistensi kehidupan berjemaat pada dasarnya tidak pernah lepas dari pranata sosialnya. Sehingga sikap saling ketergantungan antara satu dengan yang lainnya merupakan hal yang wajar atau manusiawi. Itulah mengapa manusia sering disebut mahkluk sosial. Pranata sosial tersebut secara perlahan mulai menghasilkan sebuah budaya (pola hidup ideal) yang pada akhirnya membentuk sebuah tradisi atau adat-istiadat yang diwariskan dari generasi ke generasi, baik secara intelektual, materialis, maupun yang bersifat kebatinan sebagai reaksi dalam tatanan masyarakat.
Sehingga, yang terjadi adalah satu komunitas kejemaatan yang bertumbuh dan berkembang dalam persekutuan umat Allah. Pada situasi dan kondisi saat ini, ketika diperhadapkan dengan wabah yang mendunia, terciptalah suatu kesatuan anggota dalam mewujudkan refleksi iman atas berkat yang Tuhan. Memberi untuk anggota jemaat yang membutuhkan uluran tangan dalam rangka memenuhi kehidupan sehari-hari, kebutuhan pendidikan, lapangan pekerjaan dan lain sebagainya, sesuai dengan pemenuhan kelangsungan hidup.
Itulah orientasi kehidupan jemaat yang tidak pernah lepas dari pemujaan dan ucapan syukur sebagai representasi dan aktualisasi sebuah lembaga gereja.
Gereja tidak bisa hidup dalam ruang yang kosong, tapi gereja bisa hidup dalam persekutuan. Gereja bisa saja ada tanpa gedung, tapi gereja tidak bisa tanpa persekutuan. Karena salah satu cara untuk membangun relasi dengan Sang Pencipta adalah sebuah persekutuan.
Gereja tidak bisa hidup tanpa ada yang melayani atau berdiakonia, karena diakonia adalah pemberi hidup, penyemangat dan sebagainya, dalam tubuh gereja itu sendiri. Gereja tidak bisa hidup tanpa ada marturia (kesaksian), karena marturia adalah alat komunikasi gereja dengan orang-orang percaya dalam menyampaikan karya agung Sang Juruselamat bagi dunia. Inilah sebagian wujud dari tritugas gereja yang terus dilestarikan jemaat Sion Sentrum Sendangan.
Oleh karena itu, berefleksi dalam 184 tahun bahtera pelayanan gereja GMIM Sion Sentrum Sendangan, di tengah pandemi Covid-19, adalah bagaimana menyikapi kasih karunia Allah melalui kerendahan hati dan kesederhanaan yang senantiasa dimaknai oleh umat kristiani. Melalui perayaan ini juga seharusnya mendatangkan sukacita bagi orang-orang percaya tetapi juga kepada mereka yang belum percaya. Menunjukkan solidaritas karena keberadaan Yesus adalah manusia sejati dan hidup dalam budaya manusia. Yakni dalam inkarnasi Yesus yang melambangkan solidaritas Yesus Kristus dengan manusia secara utuh dalam lingkup sosial budaya. (*)



































