Cuaca Ekstrim, Nelayan Enggan Melaut
AMURANG, ME : Cuaca ekstrim berupa hujan disertai angin kencang yang terjadi beberapa hari ini menimbulkan tingginya gelombang di perairan teluk amurang. Kondisi ini membuat nelayan di wilayah amurang dan sekitarnya menghentikan aktifitas mereka.
Pen Sambuaga, salah satu nelayan asal Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur mengatakan, mereka harus mengurungkan niatnya untuk melaut. Ia menjelaskan, dirinya tidak berani mengambil resiko untuk melaut karena buruknya cuaca saat ini. "Sudah dua hari saya tidak melaut. Saya takut karena ombaknya terlalu besar tidak kuat untuk perahu saya yang kecil," kata Pen kepada Manado Express, Jumat (10/1/2014).
Ia berharap, cuaca ekstrim ini segera berakhir, agar bisa beraktifitas lagi untuk memberi nafkah keluarga. Karena menurut dia, akibat berhenti melaut pendapatan mereka pun ikut terhenti. "Setiap kali melaut pendapatan 50-70 ribu, bisa untuk memenuhi kebutuhan keluarga saya," kata Pen yang juga mempunyai pekerjaan sampingan sebagai tukang.
"Saat ini kami hanya memantau, jika pantainya sudah tidak berombak kami akan melaut lagi," ujarnya sambil mengisi waktu luang dengan membuat meubel. (Jerry Sumarauw)
Foto : Nelayan di Teluk Amurang



































