Warga Keluhkan Sisa Longsor yang Belum Dibersihkan
TARERAN, ME : Sudah hampir dua minggu bencana tanah longsor terjadi di ruas jalan Tareran-Tumpaan. Namun upaya pembersihan tanah yang menutupi sebagian badan jalan belum juga dilakukan instansi teknis.
"Dinas PU terkesan lambat dalam penanganan tanah lonsor ini," kata Junaidy, warga Desa Tumaluntung Kecamatan Tareran saat memberi keterangan kepada Manado Express, Selasa (28/1/2014).
Ia juga mengeluh karena di lokasi tanah longsor rawan terjadi kecelakaan. Hal ini disebabkan tidak di pasang tanda peringatan.
"Jalan ini sangat berbahaya, bila tidak berhati-hati bisa menyebabkan kecelakaan karena tidak di pasang tanda peringatan," ujarnya sambil berharap Dinas PU segera membersihkan longsoran tersebut agar tidak menganggu kendaraan yang melintas.
Dari pantauan Manado Express, ruas jalan ini memang terdapat beberapa titik longsor yang belum dibersihkan. (Jerry Sumarauw)



































