KPU Minsel Sewa Siswa Lakukan Pelipatan Surat Suara
AMURANG, ME : Pelipatan surat suara Pemilu 2014 di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menggunakan tenaga siswa SMK N 1 Amurang. Sebanyak 40 ruang kelas digunakan untuk pelipatan surat suara tersebut.
Setiap lembar dihargai Rp. 150. Namun dari pihak sekolah tidak memberitahukan hal tersebut kapada siswa. Padahal KPU sudah sepakat dengan pihak sekolah terkait pelipatan surat suara tersebut.
"Tidak diberitahukan kalau setiap lembarnya ada biaya Rp. 150 oleh KPU. Kamai hanya disuruh melipat saja," terang salah satu siswa, Roberto Kasenda, Kamis (13/3/2014).
Hal senada dikatakan Freisy Runtuwene, setelah usai jam pelajaran seluruh siswa diminta untuk melakukan pelipatan kertas suara. Namun sebelumnya tidak ada pemberitahuan tetang biaya pelipatan oleh pihak sekolah.
"Baru tahu saat melipat. Itupun kalau tidak beri tahu guru kami tidak tahu. Tapi syukurlah kalau ada biaya bisa digunakan untuk membeli keperluan sekolah," jelasnya.
Kepala sekolah Annie Sariowan, membantah hal tersebut. Menurut dia, biaya untuk pelipatan surat suara sudah disampaikan sebelumnya. Mungkin siswanya yang tidak mendengar saat diumumkan lewat pengarah suara.
"Pihak sekolah terbuka soal biaya pelipatan ini. Apa yang menjadi hak mereka akan diberikan langsung oleh masing-masing wali kelas, tapi nanti kalau pelipatan surat suara sudah selesai dan telah dibuat berita acaranya," terangnya.
Ketua KPU Minsel, Fanley Pangemanan, menjelaskan kegiatan penyortiran dan pelipatan surat suara memang memang sudah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Minsel.
"Kami sudah kordinasi dengan Dikpora terkait pelipatan surat suara ini. Dari pihak Dikpora menunjuk SMK N 1 Amurang dan SMU N 1 menjadi tempat pelipatan surat suara dengan melibatkan siswanya," ucapnya.
Secara keseluruhan jumlah siswa yang dilibatkan dalam pelipatan surat suara sebanyak 1300 orang. KPU Minsel memberikan upah sebanyak Rp. 150 untuk setiap lembar surat suara yang akan dibayarkan penuh pada pihak sekolah dihari terakhir pelipatan surat suara.
"Hari pertama sudah 118.000 surat suara DPD RI yang dilipat. Untuk sisa surat suara DPD RI besok (hari ini, red) rencananya masih dilanjutkan lagi," ujar Pangemanan (Jerry Sumarauw).



































