Pembangunan Jembatan Matani Ganggu Distribusi BBM
AMURANG, ME : Hari kelima pasca dibongkarnya jembatan Matani Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) saangat berdampak pada distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM).
Kekosongan BBM jenis Solar dan Premium terjadi diseluruh wilayah Minsel. Bukan hanya itu, dampak dari pembangunan jembatan ini juga sampai ke wilayah Minahasa induk dan sekitarnya.
Kepala bidang distribusi BBM Solar Premium Sulawesi Utara Alif Rahman membenarkan hal tersebut. Menurut dia adanya pembatasan kendaraan yang melintas di jembatan darurat yang disediakan pihak kontraktor membuat distribusi BBM terhambat.
"Stok BBM sebenarnya ada. Tapi yang jadi kendala adalah jembatan desa Matani Tumpaan tidak bisa dilalui kendaraan karena adanya pembatasan kapasitas," kata Alif saat dihubungi Senin (26/5/2014).
Pembatasan kapasitas yang dikeluarkan pihak kontraktor menurut dia membuat Pertamina harus menggunakan mobil dengan kapasitas 8 ton sesuai dengan yang ditetapkan pihak kontraktor.
"Untuk mendistribusikan BBM sangat terbatas. Hal ini disebabkan ketersediaan mobil kapasitas 8 ton yang minim," ungkapnya.
"Untuk menanggulangi masalah ini kami sudah menghubungi Pertamina Gorontalo untuk sementara menyuplai BBM di wilayah Bolmong dan Minsel," tambah Alif. (Jerry Sumarauw)



































