Ini 10 Alasan Guru dan Pegawai SMPN 1 Sonder Menolak Kepemimpinan Kepsek


TONDANO, ME : Sejumlah guru dan pegawai menyatakan penolakannya tehadap kepemimpinan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Sonder dan meminta jabatan Kepsek tersebut di ganti.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan melalui Hearing antara sejumlah guru dan pegawai bersama Komisi 2 DPRD Minahasa dan pihak Dikpora Minahasa, Rabu (11/06/2014).

Adapun 10 poin dalam surat pernyataan sikap tersebut yang dijadikan alasan oleh sejumlah guru dan pegawai sekolah untuk menolak kepemimpinan kepala sekolah yaitu :

1. Penggunaan Dana BOS yang tidak sesuai dengan 13 komponen (tidak transparan).
2. Penggunaan DAK SMP yang tidak diketahui oleh guru-guru dan pegawai.
3. Gaji GTT yang sebagian belum dibayarkan.
4. Keuangan OSIS yang langsung ditangani oleh kepala sekolah sejak Januari 2014,
5. Uang makan minum dari Pemerintah Kabupaten yang sampai sekarang ini ada guru yang tidak diberikan dan ada juga yang dipotong.
6. Uang pengayaan yang diberikan oleh orang tua murid kelas IX untuk guru-guru yang melaksanakan pengayaan, baru sebagian yang diberikan.
7. Dana SSN yang tidak transparan penggunaannya,
8. Sarana sekolah yang hilang/rusak,
9. Pungutan kepada kelas khusus berupa uang kursi, meja, gorden dan jas.
10. Biaya kepanitiaan UN yang tidak dibayarkan.

(Jeksen Kewas)

Foto : Suasana Hearing di DPRD Minahasa.



Sponsors

Sponsors