DBD 'Serang' Warga Tombariri

Pemkab Diminta Proaktif Berantas Virus Dengue


Tondano, ME

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit mematikan. Sebagai zona langganan, penyebaran DBD yang disebabkan virus dengue, mulai mewabah di Kabupaten Minahasa. Buktinya, Akhir pekan lalu, sekira 7 anak di Kecamatan Tombariri dilarikan ke rumah sakit Prof Kandow Malalayang karena terserang DBD.

Tokoh masyarakat Tombariri, Allan Parinusa, meminta pihak Dinas Kesehatan proaktif melakukan upaya antisipatif dalam penanganan DBD di Minahasa. "Dinas Kesehatan harus segera melakukan langkah menangani persolan ini. Jangan setelah jatuh korban jiwa, baru bergerak. Apalagi saat ini intensitas curah hujan cukup tinggi, bukan tidak mungkin penyakit DBD akan mengancam daerah lain di Minahasa seperti yang dialami warga Tombariri," tegas Parinusa.

Bupati Minahasa melalui Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Agustivo Tumundo menuturkan, saat ini pemerintah melalui Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran DBD.

Salah satu kegiatan yang dilakukan dengan pengasapan di rumah warga serta intens memberikan himbauan kepada masyarakat dalam setiap pertemuan. Sosialisasi, kata Tumundo, guna meningkatkan kewaspadaan dengan cara menjaga kebersihan lingkungan. Seperti, membersihkan kolam, jamban dan saluran pembuangan air.

“Karena kalau tidak diantisipasi sejak dini maka virus DBD akan menyebar.  Warga harus membiasakan diri dengan hidup sehat, mengetahui dampak-dampak yang ditimbulkan dari virus DBD," jelas Tumundo.

Dia berharap agar warga senantiasa memberikan informasi kepada dinas terkait atau bidan desa, ketika ada wabah DBD. “Warga juga bisa melaporkan ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat agar segera dilakukan tindakan pengobatan,” aku Tumundo. (joel polutu)



Sponsors

Sponsors