Foto: Taufiequrachman Ruki, Indriyanto Seno Adji, Johan Budi Sapto Prabowo.
Profil Tiga 'Pendekar' Antikorupsi Pilihan Jokowi
Jakarta
Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Peraturan Pengganti Perundang-undangan (Perppu) pengangkatan tiga pimpinan sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketiganya menggantikan Abraham Samad dan Bambang Widjojanto yang dinonaktifkan akibat status tersangka.
Mereka adalah Mantan Ketua KPK pertama Taufiequrachman Ruki, Akademisi Universitas Indonesia Indriyanto Seno Adji, dan Deputi Pencegahan KPK Johan Budi Sapto Prabowo. Ketiganya dilantik pagi tadi, Jumat (20/2).
Tak semua mungkin mengenal seluruh dari tiga nama yang dipilih Jokowi.
Berikut, profil tiga orang yang bakal memperkuat lembaga antirasuah itu.
1. Taufiequrachman Ruki
Taufiequrachman diketahui sebagai seorang mantan polisi berpangkat Irjen Pol. Dia lahir di Rangkasbitung 18 Mei 1946. Lulusan sarjana hukum Universitas 17 Agustus 1945 itu lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1971.
Sebelum lulus dari Akpol, pada 1970 ia pernah menjadi Komandan Peleton Taruna Akpol. Dia juga sempat menjadi Kepala Kepolisian Sektor Kelari Polres Karawang pada 1974-1975. Yang kemudian menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Lalu Lintas polda Jabar pada 1992.
Usai itu, Taufiequrachman merubah haluannya. Ia tak lagi bekerja di kepolisian. Pada 1992-2001 dia menjadi Anggota DPR RI yang kemudian pada 1999-2001 menjadi Anggota MPR RI. Dia juga menjadi pemimpin pertama KPK periode 2003-2007.
Sejumlah penghargaan pernah didapat yakni: Satya Lencana Kesetiaan VIII, XIV, XXIV serta Bintang Bhayangkara Narariya dan Pratama.
2. Indriyanto Seno Adji
Prof Dr Indriyanto Seno Adji SH, MH, adalah putra dari Prof. Oemar Seno Adji yang merupakan mantan Ketua Mahkamah Agung. Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia itu cukup dekat dengan KPK.
Dia penah dimintai pendapat sebagai saksi ahli oleh kepolisian dalam gelar perkara tim penyidik saat hendak menentukan status tersangka dua mantan Pimpinan KPK Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto dalam kasus dugaan penyalahgunaan wewenang penetapan status tersangka Susno Duadji.
Pengacara di Kantor Advokat Oemar Seno Adji juga pernah disebut-sebut terkait dengan kasus Bank Century. Mantan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji sempat menyebut nama Indriyanto Seno Adji sebagai pengacara dua pemegang saham pengendali Bank Century, Rafat dan Hesyam.
3. Johan Budi Sapto Prabowo.
Johan Budi Sapto Prabowo menjadi satu-satunya orang yang dipilih Jokowi yang berasal dari Internal KPK. Saat ini, lulusan Fakultas Teknik Universitas Indonesia itu sedang menjabat sebagai Deputi Bidang Pencegahan KPK. Sebelumnya, Sejak 2006 dia menjabat sebagai juru bicara KPK dan Kepala Biro Humas KPK pada 2009.
Usai tak lagi menjadi wartawan Forum dan Tempo, Johan menghabiskan masa baktinya untuk KPK. Kini, ia dipercaya Jokowi untuk menjadi pimpinan sementara KPK menggantikan koleganya.(mtv)



































