Wacana Reshuffle Kabinet, Budi Gunawan Kans Menteri


Jakarta, ME

Aroma reshuffle kabinet kerja Presiden Ir Joko Widodo (Jokowi) mencuat. Budi Gunawan dikabarkan masuk daftar menduduki posisi menteri.

Hal ini didengungkan Bendahara Partai Golkar Bambang Soesatyo. Ia menyatakan, Presiden Joko Widodo dikabarkan tengah mempersiapkan perombakan kabinet kerja. Perombakan ini dilakukan sebagai kompromi politik dan sarana untuk memfasilitasi kepentingan koalisi pendukung setelah Budi Gunawan batal dilantik menjadi Kepala Kepolisian.

"Semakin terdengar karena ada wacana pilihan Budi Gunawan akan menjadi Wakil Kapolri atau masuk sebagai menteri Kabinet Kerja," kata Bambang dalam diskusi di Warung Daun Cikini, Jakarta Sabtu, (21/2).

Ia menyatakan, isu perombakan kabinet akan ditentukan dinamika internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam kurun satu bulan ke depan. Jika situasi makin panas, berarti Jokowi dan PDIP gagal sepakat. Tetapi, jika PDIP kembali menyokong Jokowi berarti wacana pilihan melalui reshuffle kabinet akan segera terjadi.

Gejala akan ada perombakan kabinet sebenarnya sudah dibaca Partai Golkar sejak awal Januari 2015. Bambang menyatakan, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta sudah mendapat tawaran kursi kabinet dari Jokowi dalam pertemuan di Istana Negara dan Istana Bogor.

"Kalau Golkar sudah jelas, kami bersama Koalisi Merah Putih tetap berada di luar pemerintahan. Kami tak tertarik kursi menteri," kata Bambang.

Bambang sendiri tak mengetahui detail kursi menteri yang akan dikosongkan Jokowi. Ia juga mengklaim tak tahu menteri yang akan dicopot karena dalam pertemuan dengan petinggi Koalisi Merah Putih pendukung Praboowo, belum ada pembicaraan soal jumlah kursi.

"Tapi jelas, sejak awal Jokowi tak konsisten. Awalnya bilang tak bagi-bagi kursi menteri, tapi sekarang menawarkan dan memberikan kursi menteri ke orang politik," kata dia.(tmp)



Sponsors

Sponsors