Ganggu Lingkungan Camat Modoinding "Warning" Peternak Babi


Modoinding, ME

Peternakan Babi di Desa Sinisir Kecamatan Modoinding, yang berada ditengah pemukiman padat penduduk membuat masyarakat terganggu. Menurut warga, polusi udara yang ditimbulkan dari peternakan tersebut membuat warga tidak nyaman. Pasalnya, bau tak sedap sudah menjadi hal rutin yang mereka cium setiap hari.

Penolakan pun mulai ditunjukan warga sekitar. Sebanyak 30 kepala keluarga meminta agar kandang babi tersebut di pindahkan ketempat jauh.

"Saya tinggal di sini sejak kecil sebelum ada kandang babi ini. Udara di sini sangat sejuk. Begitu ada kandang babi, setiap hari kami terganggu dengan bau busuk," kata Cici Frans.

"Saya memang merasa terganggu, karena baunya sangat menyengat, apalagi saat udara panas," ujarnya.

Camat Modoinding, Drs. Hans Moningka saat ditanya masalah ini mengatakan, pihaknya sudah mengambil tindakan.
"Saya sudah mengirimkan surat kepada pemilik kandang. Isinya teguran agar pemilik kandang segera memindahkan kandang tersebut," katanya.

Menurut dia, izin yang dimilki keluarga Sewow Himpong masih dipertanyakan. Pada saat berternak babi Keluarga Sewow Himpong tidak memiliki izin HO. Izin HO merupakan izin gangguan. inilah yang dipertanyakan warga.

"Saat mulai bertenak babi mereka (kel. Sewow-Himpong-red) tidak meminta ijin warga sekitar untuk melakukan usaha tersebut," katanya lagi.

"Saya berharap mereka segera memindakan peternakan mereka radius seratus meter dari perkampungan,"pungkasnya. (Jerry Sumarauw)

Foto : Ilustrasi



Sponsors

Sponsors