Foto: Suasana Pembukaan Hut PI dan PK 184 GMIM.
Pembukaan HUT 184 PI dan PK GMIM, Wale Banjir Umat
Tondano, ME
Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) menggelar ibadah pembukaan memperingati perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 184 Pekabaran Injil (PI) dan Pendidikan Kristen (PK) di Minahasa, Selasa (2/6), di Wale Ne Tou Tondano. Acara juga di rangkaikan dengan pembukaan penyelenggaraan HUT ke 81 GMIM bersinode dan Konven Kim Ja Hyun dari Korea Selatan (Korsel).
Sejak pagi Gedung Minahasa itu sudah dibanjiri manusia. Hadir mengikuti acara itu para pendeta, misionaris dari Korsel dan Indonesia, Komisi Penginjilan dan doa GMIM, undangan dan semua gereja di GMIM. Jemaat dibagi dalam setiap rayon dalam mengikuti ibadah tersebut.
Sekitar 2 jam jemaat dengan serius mendengarkan khotbah yang dibawakan oleh Pdt DR Hein Arina. Mewakili Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pendeta Arina membuka seluruh rangkaian kegiatan menghayati hari besar itu.
"Atas nama BPMS GMIM dan sebagai hamba Tuhan, saya membuka perayaan Hut Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen ke 184, di rangkaikan hut bersinode ke 81, dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus," ucap Arina membuka acara itu.
Ditambahkannya, Ketua Sinode berhalangan karena harus berangkat ke Jerman memperingati Pekabaran Injil ini, sebab Riedel dan Schwarz merupakan penginjil yang berasal dari sana.
"Sekarang kita ke manapun ada panitia penyambutan tapi dahulu Riedel dan Schwarz datang di Minahasa tidak pakai penyambutan. Makanya gereja harus bangkit melayani dengan kasih," tutur Arina.
Pnt Drs Jantje Wowiling Sajow selaku ketua Panitia PI dan PK tahun 2015 GMIM menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh jemaat dari setiap rayon yang boleh hadir. Begitu pula untuk kepercayaan sebagai Ketua Panitia Hut PI dan PK.
"Terima kasih kepada seluruh jemaat dan wilayah yang boleh datang. Saya percaya kita di sini bukan datang untuk melihat siapa-siapa tetapi melihat Tuhan," tutur Sajow.(arfin tompodung)



































