Teror Rabies 'Ancam' Warga Mitra

8.574 Hewan Divaksinasi


Ratahan, ME

Teror penyakit rabies yang terjadi di wilayah Minahasa Tenggara (Mitra) terus menebar ancaman menakutkan bagi masyarakat. Satu persatu korban berjatuhan terkena penyakit mematikan yang ditularkan air liur hewan. Baru-baru ini, Cleo Piri, seorang bocah berusia 8 tahun jadi korban. Meski sempat mendapat perawatan medis selama beberapa hari, warga Desa Basaan ini akhirnya meregang nyawa, Sabtu (27/6) pekan lalu.

Dari informasi yang dirangkum, bocah malang itu diketahui tertular penyakit rabies setelah digigit anjing peliharaan salah satu warga. Bahkan adik korban juga dikabarkan ikut tertular setelah  menggunakan gelas yang sebelumnya dipakai korban untuk minum.

Namun Cleo bukan satu-satunya korban di wilayah Mitra. Sepanjang 2015 ini, data dari pihak pemerintah setempat mencatat  ada dua kasus rabies yang memakan korban jiwa diantara puluhan kasus yang menyerang warga. Sebelumnya, kasus rabies yang berujung kematian dilaporkan terjadi di Desa Ratatotok pada Februari silam.

Sadar akan bahaya ini, upaya mengantisipasi melebarnya kasus rabies terus digenjot pemerintah. Vaksinasi hewan peliharaan dinilai jadi salah satu solusi jitu menangkal penyakit mematikan ini. Tercatat sejak Januari hingga Juni 2015, sudah sebanyak 8.574 ekor hewan peliharaan yang diberikan vaksin rabies. “Pemberian vaksin ini dilakukan oleh tim yang ditunjuk khusus. Sepanjang 2015 ini, total jumlah hewan yang kami beri vaksin ada 8.574 ekor. Jumlah itu terbagi dua, masing-masing untuk hewan anjing sebanyak 7.828 ekor dan kucing sebanyak 746 ekor,” urai Donald Lumingkewas, selaku Kepala Bidang Peternakan di Dinas Pertanian dan Peternakan Mitra, Senin (29/6) kemarin.

Pemberian vaksin rabies kata Lumingkewas, dilakukan pada tiga jenis hewan yakni anjing, kucing dan kera. Khusus untuk anjing dan kucing merupakan hewan yang rentan menularkan rabies karena termasuk jenis hewan yang umumnya dipelihara masyarakat.

“Pemberian vaksinasi kepada hewan ternak merupakan program rutin tahunan yang dilakukan pemerintah untuk menekan tingginya kasus rabies diwilayah Mitra. Setidaknya sejauh ini, program ini cukup berhasil dalam meminimalisir jumlah warga yang jadi korban dibanding tahun-tahun sebelumnya,” tuturnya.

Tak sampai di situ, pihaknya pun sering menyarankan para pemilik hewan seperti anjing, kucing, ataupun kera untuk memperhatikan perawatan hewan peliharaannya. Namun Lumingkewas mengakui bahwa kurangnya peran aktif masyarakat sering menjadi kendala. “Memang tak jarang ditemui dilapangan ada warga yang tak mengizinkan hewan peliharaannya diberi vaksin. Padahal disadari atau tidak, hal inilah yang sering memicu terjadinya kasus rabies,” ujarnya.

Penyakit rabies memang patut diwaspadai. Kepala Dinas Kesehatan Mitra, dr Rinny Tamuntuan mengatakan jika penyakit rabies memang masih menjadi momok menakutkan di wilayah Mitra. Penyakit ini menurut dia, dapat menular melalui gigitan hewan yang terinfeksi penyakit rabies.

“Tingkat keparahan rabies pada manusia tergantung pada kedalaman gigitan dan kedekatan lokasi gigitan dengan otak. Semakin dekat dengan otak, semakin berbahaya. Biasanya, hewan yang terkena rabies akan mati dalam kurun waktu 14 hari,” beber Tamuntuan.

Tindakan medis yang harus dilakukan untuk mencegahnya yaitu dengan suntik vaksin antirabies. Namun pertolongan pertama yang harus dilakukan jika ada yang tergigit hewan rabies yaitu dengan mencuci lukanya dengan sabun. “Luka gigitan segera dicuci dengan sabun sekitar 5-10 menit pada air mengalir. Setelah itu diberikan alkohol dan yodium di atas lukanya. Namun yang sangat disarankan yaitu agar korban yang terkena gigitan segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” tandasnya. (media sulut)

Jumlah Hewan Yang Diberikan Vaksin Rabies Disetiap Kecamatan :

Ratahan
Anjing : 778
Kucing : 30

Pasan
Anjing : 381
Kucing : 37

Ratahan Timur
Anjing : 896
Kucing : 58

Touluaan
Anjing : 941
Kucing : 118

Touluaan Selatan
Anjing : -
Kucing : -

Silian Raya
Anjing : 479
Kucing : 56

Tombatu Timur
Anjing : 124
Kucing : 19

Tombatu
Anjing : 1935
Kucing : 138

Tombatu Utara
Anjing : 891
Kucing : 62

Posumaen
Anjing : 369
Kucing : 81

Belang
Anjing : 1026
Kucing : 147



Sponsors

Sponsors