Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Forkopimda Gelar Diskusi Bersama Tokoh Agama


Amurang, ME

Guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mengelar diskusi bersama Tokoh Agama.

Seperti kasus yang terjadi di Tolikara Papua menjadi bahan evaluasi dalam diskusi tersebut. Untuk mengantisipasi agar hal tersebut tidak terjadi di Minsel tentu perlu peran Tokoh Agama.

"Muspida mengambil sikap untuk berbicara dengan Tokoh Agama supaya ha-hal yang terjadi di luar daerah seperti Tolikara tidak terjadi di Minsel," ujar Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Minsel Alex Slat di ruang rapat Bappeda kantor bupati, Kamis (23/7).

Menurut dia hal ini perlu dilakukan agar masyarakat tidak terpancing dan terpengaruh dengan peristiwa tersebut. Dalam diskusi tersebut mereka semua mengecam dan menyayangkan tidakan yang mengganggu kerukunan antar umat beragama.

"Inti dari diskusi ini adalah Kepolisian diminta menindaktegas pihak-pihak yang coba memprovokasi masyarakat Minsel," tandasnya.

Hadir dalam diskusi tersebut, Kapolres Minsel, AKBP Benny Bawensel, Kejari Amurang Umaryadi, Pejabat Penghubung (Pabung)Kodim Minahasa di Minsel Mayor Arims Siging, Ketua NU Minsel, Ketua MUI, Ketua Muhamadiyah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Pembaharuan Kebangsaan (FPK). (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors