Foto: Ilustrasi.
Korban Kecelakaan Boulevard Tondano Meninggal Minggu Pagi
Tondano, ME
Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) terjadi di ruas jalan Boulevard Tondano, Rabu (2/9) dini hari, sekitar pukul 03.00 WITa. Kali ini menimpa RE alias Egen warga Kelurahan Rinegetan, Kecamatan Tondano Barat.
Egen yang kala itu meninggal di tempat kejadian, menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Soul Matic dengan nomor Polisi DB 9184 BC berboncengan dengan lelaki BM alias Bil (25), warga Tataaran II Kecamatan Tondano Selatan. Bil sendiri kritis di Rumah Sakit Malalayang Manado dan baru meninggal, Minggu (6/9).
Info tersebut berbeda dengan pemberitaan sejumlah media massa sebelumnya bahwa BM meninggal keesokan harinya di RS Malalayang.
"Jadi tidak benar Bil meninggal beberapa saat setelah kejadian. Kami mau meluruskan itu. Saudara kami baru meninggal Minggu pagi," jelas salah seorang keluarga Bil, Minggu (6/9).
Diketahui, dalam kejadian tersebut, motor yang dikendarai Egen bertabrakan dengan mobil Daihatsu Terios warna hitam dengan nomor Polisi DB 1088 QB, yang dikendarai Hen (29), warga Tandengan Kecamatan Eris.
Saat dimintai keterangan Hen, pengemudi Terios tersebut menuturkan, dari kejauhan ia melihat dua sepeda motor dari arah berlawanan, saling kejar mengejar, karena kondisi jalan sunyi, tiba-tiba motor yang di kendarai Egen mengambil jalurnya, tak disangka langsung menabrak bagian depan kanan mobilnya.
"Setelah menabrak, motor Yamaha Soul tersebut terpental ke arah kanan dan tiba-tiba motor yang kedua langsung menyambar motor yang terpental tersebut," ujar Hendra saat berada di Polres Minahasa.
Berdasarkan keterangan polisi, satu sepeda motor lainnya jenis Suzuki FU dengan nomor Polisi DB 9455 RX, yang dikendarai ES alias Ev (23), warga Desa Kapataran jaga V Kecamatan Kombi, berboncengan dengan BFL alias Bon (25), warga Kelurahan Tataaran II lingkungan III Kecamatan Tondano Selatan, yang merupakan teman Egen.
Terkait peristiwa ini, Kapolres Minahasa, AKBP Ronald Rumondor SIK MSi melalui Kasatlantas Polres Minahasa, AKP Risno Luas SSos, kepada wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut.
Namun dirinya belum bisa memastikan kronologi kejadian tersebut karena masih dalam penyelidikan pihaknya.
“Benar ada kejadian tersebut. Hanya saja kami masih mengumpulkan keterangan termasuk meminta keterangan kepada pengendara Suzuki FU untuk dikonfrontir dengan pengendara mobil," paparnya. (andrey tandiapa)



































