Foto: Robby Sangkoy.(Ist)
Golkar Minsel Pecah
Amurang, ME
Partai Golkar Minahasa Selatan (Minsel) memanas. Pergesaran posisi jabatan ketua DPD II disinyalir jadi pemicu utama. Adalah Robby Sangkoy yang dipercayakan sebagai Ketua DPD II Golkar Minsel menggantikan Johana J Tumbuan melalui Surat Penunjukan dari DPD Sulut dengan Nomor SP-233/DPD-PG/X/2015.
Hal ini disinyalir masih menyisakan rasa tak puas dari sebagian kalangan. Ini terlihat jelas usai berlangsungnya Rapat Internal Partai Golkar, Jumat pekan lalu. Sangkoy yang kala itu baru selesai memimpin rapat, menerima ancaman dari salah satu oknum.
Kepada wartawan, Minggu (15/11), dirinya mengaku sangat menyesalkan tindakan dari oknum yang belakangan diketahui merupakan orang dekat Bupati Minsel ini.
“Saya yakin apa yang dilakukan oknum sespri tersebut bukan karena disuruh ibu Bupati, karena saya juga tau persis karakter Christiany Eugenia Paruntu tidak seperti itu dan saya tau ini merupakan kemauan pribadi dari oknum ini,” ujarnya.
Memang ancaman terhadap dirinya yang dilakukan oknum tersebut secara pribadi tidak berpengaruh. Tapi justru yang sangat disesalkannya yaitu kewibawaan PG Minsel sudah tercoreng.
“Saya ditunjuk mengantikan ibu Ketua JJ Tumbuan sebagai Ketua DPD II bukan karena kemauan saya, namun oleh pihak DPD Golkar Sulut. Aksi pengancaman ini jelas sudah melecehkan kewibawaan Partai Golkar, bukan saja di Minahasa Selatan namun juga DPP dan DPD I,” tegasnya.
Atas hal ini, dirinya pun mengaku telah melaporkan hal ini kepada pihak Polres Minahasa Selatan. Dia berharap, aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan pengancaman terhadap dirinya, serta meminta Polres untuk tetap independen.
“Saya hanya minta agar pelaku tersebut diberikan sanksi sebagaimana undang-undang yang berlaku karena yang jelas telah melawan hukum, sehingga kedepan nanti tidak akan ada aksi anarkis lagi yang akan terjadi. Apa yang terjadi pada saya semoga tak akan dialami orang lain,” tutup Sangkoy. (tim me)



































