KORPRI Gelar FGD Dengan Bank Sulut


Ratahan, ME

Bertempat di Sekretariat KORPRI Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Selasa (17/11) menggelar rapat gelar focus group discussion (FGD) dalam rangka penyusunan peraturan bupati (perbup) Mitra tentang iuran KORPRI dan pemanfaatannya yang di pimpin langsung oleh kepala sekertariat KORPRI Mitra Denny Sahanggamu,S. Sos yang di hadiri oleh pimpinan bank Sulut cabang Ratahan Jimmy Wattie di dampingi Alke Sondakh serta perwakilan dari setiap SKPD.

Dalam kegiatan rapat tersebut, nantinya akan di atur dalam perbup tersebut adalah besaran dan mekanisme pemungutan iuran wajib anggota KORPRI, serta pemanfaatan dana hasil pungutan yang terdiri dari dana purna bhakti PNS, dana duka bagi pns dan keluarga inti, serta bantuan dana kesehatan bagi para PNS.

Menurut Kepala Sub Bagian Olahraga Seni Budaya, Mental dan Rohani di Sekertariat KORPRI Denny Pangkey Ssos, pengendalian dan pengawasan sangat di butuhkan dalam kegiatan ini sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam hal revolusi mental.

"Sangat dibutuhkan sekali adanya revolusi mental dalam kegiatan ini agar peningkatan kesejahteraan bisa berjalan seiring waktu," kata Pangkey.

Sementara itu, Julianti Samgando SE selaku Kepala Sub Bagian mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka menindak lanjuti program bupati Mitra James Sumendap yang sangat memperhatikan kesejahteraan para anggota KORPRI yang ada di Mitra.

"Peraturan bupati ini, merupakan landasan yuridis dan gerak operasional usaha mandiri bagi anggota KORPRI dalam peningkatan kesejahteraan yang di dorong oleh jiwa dan semangat korps," tambah Samgando yang didampingi oleh Kepala Sub Bagian Usaha, bantuan hukum dan sosial Ferdinand Rugikan SH. (robby lumi)



Sponsors

Sponsors