Aroma Kongkalikong Menguat, ROSA 'Tempel' LARIS


Amurang, ME

Perang dingin di tubuh Partai Golkar (PG) Minahasa Selatan (Minsel) kian bergejolak. 'Bentrok' dua kubu beda pendapat itu menyulut perseteruan yang semakin panas.

Ketua terpilih Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PG Minsel Robby Sangkoy (Rosa) mulai pasang kuda-kuda. Langkah antisipastif pun diambil. Indikasi kongkalikong di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minsel jadi target utama.

Rosa yang curiga meminta kader partainya untuk mengawal ketat hasil perolehan suara dari Pasangan Calon Karel Lakoy-Freddy Rawis (LARIS). Hal itu dilakukan karena dirinya menemukan adanya indikasi 'main mata' dalam Pilkada nanti.

Ironi memang, mengingat pasangan LARIS notabene merupakan calon usungan Beringin Minsel.

“Seperti yang kita tahu bersama LARIS adalah pasangan yang diusung Partai Golkar namun belakangan pasangan ini justru melakukan sosialisasi kepada calon lain. Itu membuat kami mengambil keputusan untuk tidak lagi mendukung mereka. Sekarang yang harus diantisipasi jangan sampai hasil suara dalam Pilkada yang didapat pasangan LARIS nantinya dipindahkan ke pasangan lain,” ungkap Ketua PG Minsel yang terpilih secara aklamasi berdasarkan hasil Musyawarah Daerah (Musda) Ritey ini.

Sangkoy juga meminta para kader serta pengurus PG agar harus tegas dan tetap mengawal hasil perolehan suara nanti. “Kami tak ingin kecolongan, meskipun saya tak pernah mengarahkan kader untuk memilih siapa pada 9 Desember nanti. Namun yang kami inginkan para calon bupati ini memberikan pelajaran politik yang baik kepada masyarakat,” sebut Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minsel ini.

“Jangan justru membuat masyarakat bingung dengan apa yang mereka lakukan, karena pesta demokrasi ini bukan tujuan akhir dari masyarakat Minsel,” tegasnya.(tim me)



Sponsors

Sponsors