Pemungutan Suara, Masyarakat Diminta Jaga Stabiltas Keamanan


Ratahan, ME

Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) meminta masyarakat untuk tetap menjaga stabilitas keamanan dan kerukunan jelang pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur propinsi Sulawesi Utara.

Perbedaan pilihan dalam pelaksanaan pesta demokrasi tidak boleh menjadi alasan untuk merusak stabilitas serta persatuan dan persaudaraan di kabupaten Mitra.

Hal itu disampaikan oleh Bupati James Sumendap SH dan Wakil Bupati Ronald Kandoli yang diwakili oleh Kepala Bagian Pemerintahan Umum dan Humas, Franky Wowor.

“Mari kita tetap mejaga persatuan dan persaudaraan supaya stabilitas daerah akan tetap terjaga pula,” kata Wowor.

Wowor menambahkan , perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi adalah sebuah hal yang wajar, di mana hal itu adalah hak politik warga yang sudah memenuhi syarat untuk itu.

“Seperti halnya Bupati dan Wakil Bupati juga memiliki pilihan politik dalam ajang pesta demokrasi ini, demikian halnya dengan masyarakat. Ini sebuah hak politik yang harus dihormati dan merupakan sebuah warna indah dalam demokrasi,” sebutnya.

Hal yang paling penting untuk diingat, kata Wowor, adalah jangan sampai adanya perbedaan dalam pilihan politik di tengah masyarakat lalu mengorbankan stabilitas serta persatuan dan persaudaraan.

“Stabilitas daerah yang senantiasa terjaga selama ini harus kita pertahankan demi semakin lancarnya pembangunan di Kabupaten Mitra,” sebutnya.

Wowor juga menambahkan agar masyarakat dalam menyalurkan hak poilitik masing-masing untuk menentukan pemimpin di Sulut ke depan.

“Gunakan hak politik dengan baik dan benar, sesuai dengan kata hati, serta penuh bijaksana tidak saja untuk pembangunan di Sulut tetapi juga sampai di Kabupaten Mitra ini,” tambah mantan kabag umum setdakab Mitra. (robby lumi)



Sponsors

Sponsors