Foto: Suasana Rakor.
Sumendap Gelar Rakor Terkait Soputan
Ratahan, ME
Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) mengkoordinasikan langkah-langkah yang perlu diambil guna meminimalisir akibat yang ditimbulkan oleh erupsi gunung Soputan serta kesiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam rangka memenuhi kebutuhan warga yang terkena dampak, lewat Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan di Auditorium Kantor Bupati Mitra, Rabu (6/1).
Bupati Mitra James Sumendap menegaskan, rakor ini perlu dilakukan untuk itu wajib bagi jajaran pemkab membantu dengan segala upaya yang ada. "Kejadian sekecil apapun harus dilaporkan untuk dikoordinasikan, sehinggga secepatnya dapat dilakukan langkah penanggulangan," ujar Sumendap.
Sumendap saat ini telah memberlakukan status siaga I bagi jajaran yang ada, bagi pejabat tidak ada yang keluar daerah Mitra karena saat ini keadaan darurat. "Semua harus bekerja dan langsung bergerak dilapangan, dinas terkait mendata lahan pertanian yang terkena dampak, pemukiman warga kalau ada yang rusak dan mendata warga masyarakat di daerah yang terkena dampak erupsi," tambah Sumendap.
Sementara itu, Kepala BPBD Sulut Ir Noldi Liow yang turut hadir dalam rakor ini menyatakan telah melakukan langkah guna mengurangi dampak erupsi, kemudian yang penting jalur evakuasi dan diberikan tanda-tanda sehingga masyarakat yang terkena dampak tahu jalur jalur evakuasi apabila terjadi erupsi.
"Kami telah melakukan kajian terkait dampak erupsi gunung soputan dimana kebutuhan awal kami menyalurkan masker, kemudian distribusi air bersih karena telah tercemar dengan abu erupsi soputan," kata Liow. Turut hadir pula Kapolres Minsel-Mitra AKBP Benny Bawensel.(robby lumi)



































